Minggu, 02 Oktober 2016

Pengaruh Kualitas Kerja Room Attandent terhadap kepuasan pelanggan



BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Penyusun memilih Pengaruh Kualitas Kerja Room Attandent terhadap kepuasan pelanggan dalam Housekeeping Departemen di Susan Spa & Resort Bandungan karena setiap hotel memiliki Standar kualitas kerja yang berbeda-beda, juga mementingkan keselamatan pekerja

B.     TUJUAN ON THE JOB TRAINING
Adapun tujuan penyusun untuk melakukan On The Job Training adalah :
1.      Menambah wawasan dan pengalaman yang luas tentang dunia industri akomodasi perhotelan
2.      Melatih siswa supaya siap untuk menjalani dunia bekerja
3.      Dapat mengerti dan praktek langsung tentang teori yang sudah di ajarkan sebelumnya
4.      Mendapatkan pelatihan kompetensi atau sub kompetensi dari industri akomodasi perhotelan sesuai program studi keahlian
5.      Menumbuhkan sikap profesionalisme dan kemampuan kerja yang bagus

C.    HASIL YANG DIHARAPKAN
1.      Mendapatkan sertifikat sebagai tanda bukti memiliki pengalaman di Dunia Kerja, yang kelak dapat membantu penulis di kemudian hari dalam mendapatkan peluang pekerjaan
2.      Penyusun mendapat gambaran jelas tentang industri yang berkaitan dengan pariwisata khususnya perhotelan
3.      Meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menghandle tamu dan bisa menjalin hubungan kerja sama antara sekolah dengan pihak hotel yang berkaitan




BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A.    PENGERTIAN HOTEL
Hotel berasal dari kata hostel, yang berasal dari bahasa Perancis kuno. Bangunan public ini sudah disebut-sebut sejak akhir abad ke-17. Menurut Lawston, hotel merupakan sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan yang memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran.
B.     PENGERTIAN HOUSEKEEPING
Housekeeping berasal dari kata house yang berarti rumah dan keeping (to keep) yang berarti memelihara, merawat, dan menjaga. Housekeeeper adalah orang yang bertugas menjaga, merawat serta memelihara “rumah” yang dalam hal ini adalah hotel.
Pengertian umum menurut (Djohan, T.M. 1993) Housekeeping adalah salah satu bagian yang ada did lam hotel yang menangani hal-hal terkait dengan keindahan, kerapian, kebersihan, kelengkapan seluruh kamar juga seluruh areal umum lainnya agar seluruh tamu dan karyawan dapat merasa aman dan nyaman di dalam hotel.
  1. PENGERTIAN ROOM ATTENDANT
Room Attendant ialah petugas floor section yang menjaga kebersihan, kerapian, kenyamanan dan kelengkapan kamar-kamar tamu.
D.     PENGERTIAN PENGARUH
Pengertian pengaruh menurut Wiryanto.Pengaruh merupakan tokoh formal maupun informal di dalam masyarakat mempunyai cirri lebih cosmo politan, inovatif, kompeten, dan aksesible di banding pihak yang dipengaruhi.
Pengertian pengaruh menurut Uwe Becker. Pengaruh adalah kemampuan yang terus berkembang yang- berbeda dengan kekuasaan- tidak begitu terkait dengan usaha memperjuangkan dan memaksakan kepentingan.


E.  PENGERTIAN KEPUASAN PELANGGAN
Menurut Kotler dam Armstrong (2001:9) : Kepuasan pelanggan adalah sejauh mana anggapan kinerja produk memenuhi harapan pembeli. Bila kinerja produk lebih rendah ketimbang harapan pelanggan, maka pembelinya merasa puas atau amat gembira.
Menurut Zeithaml dan Bitner (2000:75) definisi kepuasan adalah : Respon atau tanggapan konsumen mengenai pemenuhan kebutuhan. Kepuasan merupakan penilaian mengenai cirri atau keistimewaan produk atau jasa, atau produk itu sendiri, yang menyediakan tingkat kesenangan konsumen berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan konsumsi konsumen.

















BAB III
PELAKSANAAN

  1. Waktu Pelaksanaan
            Pelaksanaan yang dilakukan di Hotel Grasia Semarang adalah Praktik langsung seperti make up room, setting meeting room, jadi waitress tole cafe dan pandan resto serta jaga event seperti wedding dan rapat.Selain praktik langsung penulis juga melakukan diskusi lewat tanya jawab dengan senior yang ada di Hotel Grasia Semarang. Kadang ilmu juga di dapat dari kegiatan Briefing yang diadakan setiap pergantian Shift.
            Setiap karyawan maupun trainee harus mengecek duty schedule yang terpasang di tiap – tiap departement terkait. Duty schedule dibuat 6 hari kerja dan 1 hari off dengan pengatura sebagai berikut:
M2 : 06:00 – 14:00
M3 : 07:00 – 15:00
M4 : 08:00 – 16:00
M5 : 09:00 – 18:00
D1 : 10:00 – 19:00
D2 : 11:00 – 19:00
D3 : 12:00 – 20:00
D4 : 13:00 – 21:00


  1. Tempat dan Skala Produksi
            Dalam melaksanakan On The Job Training ( OJT ) yang diSusan Spa & Resort Bandungan yang beralamat Dusun Piyoto, Bandungan Semarang, Jawa Tengah Hotel berbintang tiga ini memiliki skala produksi yang berbeda dari tahun ketahun. Banyak atau sedikitnya tamu yang menginap dipengaruhi oleh kinerja karyawan, sehingga diperlukan adanya peningkatan Kualitas Kerja dalam hotel tersebut. Dapat juga dipengaruhi bagaimana daya tarik yang ada dalam hotel tersebut.




  1. Sistem Pelaksanaan
            Sistem pelaksanaan On The Job Training (OJT) dilaksanakan selama 3,5 bulan di Susan Spa & Resort Bandungan dan penyusun berada di Housekeeping Departement yang dalam pelaksanaannya di dalamkamar.Alat dan bahan yang digunakan selama penyusun melaksanakan On The Job Training (OJT) sebagai berikut :
                  a. Peralatan yang digunakan :
1.      Sapulangit – langit (Ceiling Broom)
2.      Sapulantai (Floor Broom)
3.      Sapukarpet (Carpet Broom)
4.      SikatJamban (Toilet Bowl Brush)
5.      SikatTangan (Hand Brush)
6.      SikatPakaian (Cloth Brush)
7.      SikatBantal (Cushion Brush)
8.      Penyemprot Bahan Pembersih (Gun Sprayer)
9.      Lap Debu (Dusting Cloth)
10.  Lap Kaca (Glass Cloth)
11.  Kain Pel (Mop)
12.  Kain Pembersih Debu Lantai (Lobby Duster)
13.  Kain Pembersih kaca/cermin ( Window Wiper/Squezee)
14.  Kemoceng (Duster Feather)
15.  Mesin Penyedot debu Lantai/Karpet (Vacuum Cleaner)
16.  Tongkat Penyambung (Telescopic Stick)
17.  Keranjang sampah (waste basket)
18.  Ember (bucket)
19.  Dust pen
            b. Bahan yang digunakan :
1.         Glass cleaner
2.         MPC (multi perpose cleaner)
3.         Metal polish
4.         Stela (pengharumruangan)
5.         Vixal ( cairanpembersih toilet)

D.    Prosedur / Skema Proses Produksi  
            Proses penerimaan tugas di bagian room attandent dapat dijabarkan bahwa :
1.      Seorang housekeeping supervisor mengecek room status data pada tanggal suatu hari, serta mendapatkan pemberitahuan acara yang ada di hotel pada hari itu ataupun dekat-dekat hari yang akan datang melalui Barquet Event Order ataupun agar mengetahui kamar-kamar mana saja yang akan disetting triple maupun quartet sesuai ketentuan dan bagian front office
2.      Housekeeping supervisor akan memberi pengarah atau intruksi kepada room attendant daftar-daftar kamar yang pada hari itu check out maupun stay. Housekeeping supervisor juga akan membacakan tamu group dan system set-uppan kamarnya
3.      Room attendant akan melakukanpembersihankamar-kamar yang tertulis di room attendant daily report sesuai dengan status kamar yang tertera. Tidak lupa setiap selesai mengerjakan kamar, seorang room attendant harus mengisi room attendant control shetdengantertib
4.      Setelah kamar sudah dibersihkan segera ubah status kamar di dalam room attendant daily report dari dirty menjadi clean dan mematikan tanda “please make up room” agar segera diperiksa oleh housekeeping supervisor
5.      Setelah kamar tersebut melewati pengecekan dari housekeeping supervisor dan sudah dinyatakan dapat dijual kembali, kemudian housekeeping supervisor akan menginfokan status kamar terbaru kepada front office agar kamar dapat dijual kembali









BAB IV
PEMBAHASAN

A.    DASAR TEORI
1.      Sejarah Susan Spa & Resort
a.      Sejarah
      Susan Spa and Resort Bandunganterletak di Dusun Piyoto Bandungan Jawa Tengah. Letaknya tepat di lereng gunung ungaran. Susan spa and Resort Bandungan didirikan pada tanggal 14 februari 2003 oleh Mr Freddy Sinatra. Pada awalnya hanya ada sebuah Guest House yang terletak di palng depan gedung yang sebenarnya di bangun sebagai rumah persinggahan dan peristirahatan bagi keluarga Mr Freddy. Gedung utama tersebut diisi dengan adanya spa center, 3 kamar suite room, 1 sovenir room, 1 buah restauran, pool and fetnes center, sauna dengan tambahan eden park plus 2 gazebo dan 2 family room pada bagian belakang gedung. Seiring berjalannya waktu banyak pengunjung yang berdatangan untuk melakukan rekreasi maupun relaksasi. Karena tempat ini meiliki pemandangan yang indah, suasana yang tenang dan didukung oleh bentuk profil gedung yang sangat menarik.
      Dengan didukung antusias maupun permintaan dari para pengunjung untuk peenambahan kamar maka dibangunlah reort di belakang gedung dengan komposisi 6 delux, 6 superior dan 1 joseph. Pada tahun 2010 di bangun La Kana sebagai pelengkap bangunan area ini. Area La Kana juga akan dilengkapi dengan playground, cafe kid, tambahan kamar penginapan dan cafe utama untuk para pengunjung dewasa.

b.      Kualitas Kerja
       Kualitas kerja dipersepsikan baik dan memuaskan, jika jasa yang diterima melampaui harapan konsumen, maka kualitas kerja dipersepsikan sangat baik dan berkualitas. Sebaliknya jika data yang diterima lebih rendah daripada yang diharapkan, maka kualitas pelayanan dipersepsikan buruk. Sehingga definisi kualitas kerja dapat diartikan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen serta ketepatan penyampaiannya dalam mengimbangi harapan konsumen.
Kualitas kerja dapat diukur melalui ketepatan, kelengkapan, dan kerapian. Yang dimaksuud ketepatan adalah ketepatan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan, artinya terdapat kesesuaian antara rencana kegiatan denngan sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan. Yang dimaksud dengan kelengkapan adalah kelengkapan ketelitian dalam melaksanakan tugasnya sebagai waiter maupun waitress. Yang dimaksud kerapian adalah kerapian dalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya.
Kualitas kerja mengacu pada kuallitas sumber daya manusia, kualitas sumber daya manusia mengacu pada :
1.      Pengetahuan (knowledge) yaitu kemampuan yang dimiliki karyawan hotel yang lebih berorientasi pada intelejensi dan daya pikir serta penguasaan ilmu yang luas yang dimilki karyawan hotel.
2.      Keterampilan (skill)  kemampuan dan penguasaan teknis operasional di bidang perhotelan yang dimiliki karyawan.
Ablities yaitu kemampuan yang terbentuk dari sejumlah kompetensi yang dimiliki seorang karyawan yang mencakup loyallitas, kedisiplinan, kerjasama dan tanggungjawab. Di housekeeping mempunyai 3 bagian, meliputi :
1.  Laundry
        Laundry merupakan suatu bagian dari departemen housekeeping yang bertugas dan bertanggung jawab untuk memproses semua aktivitas pencucian baik untuk keperluan operasional hotel maupun tamu hotel.
        Aktivitas pencucian untuk hotel antara lain linens seperti sheets, towels, table cloths, napkins, uniforms dan lain-lain sedangkan kebutuhan tamu untuk mencuci pakaian mereka selama menginap di hotel. Guest laundry ini memungkinkan hotel untuk mendapat tambahan revenue selain dari kamar dan Food and Beverage.

2.  Public Area
        Seksi yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, kerapihan, keindahan dan kenyamanan seluruh area hotel, baik yang ada di luar gedung maupun di dalam gedung hotel, antara lain Lobby area, restroom, restaurant, meeting room, garden, parking area dan fasilitas untuk karyawan hotel.

3.  Room section
        Seksi yang mempunyai tanggung jawab untuk mempersiapkan dan menjaga kebersihan, kerapihan dan kelengkapan kamar tamu.


c.       Ruang lingkup
        Menurut hasil riset yang dilakukan di Susan Spa & Resort, housekeeping sangatlah besar sebagai sumber pendapatan yang terbesar dalam hal penyewaan kamar. Dengan demikian, housekeeping harus menciptakan kelancaran, penyiapan, pemeliharaan, kebersihan kamar, dan menciptakan keindahan didalamnya. Untuk itu, seluruh petugas housekeeping harus mengerti ruang lingkup atau batasan-batasan yang harus dilaksanakan.
Adapun ruang lingkup housekeeping adalah sebagai berikut:
1.      Ruang tamu
2.      Gang/ lobby
3.      Restoran dan ruang konfrensi
4.      Ruang kantor
5.      Toilet tamu     
6.      Toilet karyawan
7.      Kebun atau taman yang ada di luar maupun di dalam hotel
8.      Kolam renang
9.      Lapangan parker
10.  Dan sebagainya
        Ruang lingkup kebiatan housekeeping di hotel Susan Spa & Resort ini harus diketahui oleh seluruh karyawan. Ini untuk menciptakan performa kenerja yang baik dan mencegah tumpang tindih dengan bagian lainnya. Misalnya dalam hal linen yang kotor, barang tamu yang tertinggal, kerusakan perabot dikamar tamu, dan sebagian hotel dan pelayanan makanan dan minuman di kamar. Hal ini tidak bisa dilakukan oleh bagian lainnya. Oleh karena itu, ruang lingkup kegiatan atau operasional sangat penting dalam menciptakan kelancaran bekerja.
2.  Peran dan tanggung jawab roomboy atau roommaid dalam housekeeping   department
a.      Pengertian Room Boy Atau Room Maid
        Room Boy  merupakan petugas hotel yang  berada pada  seksi kamar  yang berhubungan langsung dengan tamu (front of the house). Tugas dari room boy dapat dikatakan rumit dan berat karena complain yang datang dari tamu banyak sekali hubunganya dengan kamar dan baik atau buruknya  kamar hotel tergantung dari kualitas room boy/maid hotel tersebut. Mereka akan mendapatkan kesan yang pertama atas hotel secara keseluruhan hanya dengan melihat kerapian tempat tidur tersebut.
b.      Peran Dan Tanggung Jawab Room Boy Atau Room Maid Dalam Pelayanan sebagai berikut :
1.      Melaksanakan keersihan Roomboy Station dan Roomboy Trolley berikut kelengkapannya
2.      Melaksanakan kebersihan setiap koridor
3.      Mengecek semua kamar pada permulaan shiftnya dan membuat Room Boy Sheet mengenai situasi kamar ssuai dengan kode yang telah ditentukan
4.      Mengambil linen atau towel, cleaning supplies, guest supplies dan perlengkapan atau peralatan kerja lainnya, kemudian diatur ke trolley dan lain-lain
5.      Mengontrol inventaris, kondisi kebersihan dan kelengkapan setiap kamar di flornya masing-masing
6.      Membersihkan, mengganti dan melengkapi sesuai standard :
a.       Bed room
b.      Bath room
c.       Furniture dan kelengkapan kamar lainnya
7.      Making bed
8.      Mengganti linen atau towel yang kotor dis etiap kamar
9.      Vacuum cleaning, mengepel lantai untuk kamar-kamar tanpa karpet
10.  Melaporkan segala kerusakan, kehilangan, kejadian yang tidak semestinya kepada FO dan HK Supervisor
11.  Menolong Valet (Laundry) untuk mengumpulkan cucian tamu yang dilaundrykan
12.  Menolong Room Service mengeluarkan piring atau alat makan yang kotor
13.  Mengembalikan linen atau towel, sisa guest supplies, cleaning supplies, cleaning equipment ke Linen Room/Roomboy Station Floor masing-masing
14.  Membersihkan atau mengatur kembali trolley
15.  Menerima atau melaksanakan perintah atasan
16.  Bekerja sama yang baik dengan rekan kerja di Department HK dan Department lainnya.

3.   Membersihkan kamar (make up room)
a.       Dorong trolley kedepan kamar yang akan dibersihkan, tempatkan trolley pada posisi yang benar
b.      Ketuk pintu kamar / tekan bel kamar, sambil menyebutkan identitas (Housekeeping.. / Room boy..) sebanyak 3 kali dengan jeda waktu ±5 detik atau ±10 detik
c.       Bukalah pintu perlahan, sambil menyebutkan identitas kembali.
Masuk ke dalam kamar sambil Nyalakan lampu kamar, dan dengan membawa cleaning kit (Tempatkan cleaning kit dibawah wash basin)
d.      Buka curtain dengan tujuan cahaya matahari dapat masuk serta menerangi kamar.
e.       Padamkan lampu bila perlu dengan tujuan shaving energi, sambil melakukan pengecekan awal terhadap peralatan yang ada didalam kamar
f.       Kumpulkan semua sampah / kotoran di dalam kamar (stripping sampah). Lihat di bawah tempat tidur. Bersihkan tempat sampah
g.      Keluarkan barang-barang Room Service (plate, glass, try), Jika di dalam kamar terdapat barang-barang tersebut. Lalu hubungi Room Service untuk mengangkatnya (clear up)
h.      Kumpulkan barang-barang ini (bilakotor) : kettle jug, glasses, cup saucer, tea spoon, dan asbak (buang isi asbak ke dalam tempat yang sudah disiapkan). Tempatkan semua ke dalam wash basin untuk kemudian rendam dengan air.
i.        Stripping linen kotor pada bed dengan cara mengupasnya satu per satu, lalu kemudian kumpulkan semua towel kotor yang ada di dalam bathroom. Masukkan linen dan towel kotor ke dalam dirty linen bag (letakkan di trolley)
j.        Masuk kembali kedalam kamar dengan membawa bed linen bersih untuk kemudian selanjutnya Making Bed
k.      Masuk kedalam bathroom untuk Cleaning Bathroom
l.        Hal yang pertama kali dilakukan di dalam bathroom adalah Flush toilet dan Semprotkan toilet cleaner ke dalam bagian toilet
m.    Bersihkan (cuci, bilas, keringkan) kettle jug, glasses, cup saucer, tea spoon, dan asbak kotor yang telah direndam sebelumnya di dalam wash basin.letakkan semua kembali ditempat yang sudah ditetapkan sebagai standard
n.      Bersihkan (Semprotkan chemical, sikat, cuci, bilas, keringkan) area didalam bathroom, mulai dari mirror wash basin, wash basin, bath tub, dan lalu shower cabin glasses
o.      Gunakan Hand glove. Kembali ke toilet yang sebelumnya sudah disemprotkan toilet cleaner untuk menyikat, membilas, danmengeringkan toilet tersebut
p.      Kembali ke trolley, ambil dan isi kembali bath linen dan bathroom amenities. Tempatkan di tempat yang sudah ditetapkan sesuai standard.
q.      Pel dan bersihkan lantai bathroom
r.        Dusting menggunakan kain pembersih untuk membersihkan debu di kamar yang dimulai dari pintu masuk kamar lalu Berjalan sesuai arah jarum jam. Dan sambil Periksakondisi operational TV, alarm clock, semua lampu dan telephone. (disesuaikan dengan type/layout kamar)
s.       Kembali ke trolley untuk melengkapi guest supplies yang tidak ada. Ganti guest supplies bila perlu dengan mengelilingi kamar searah jarum jam
t.        Vacum carpet pada kamar mulai dari daerah kamar yang paling jauh dan berjalan mundur
u.      Final check. Periksakondisi kamar sekali lagi untuk memastikan bahwa kondisi kamar dalam keadaan baik
v.      Tutup Curtain, Atur (normalkan) temperatur suhu AC, Semprotkan Air refreshener pada ruangan, dan Ambil waktu sesaat untuk menikmati hasil kerja yang bagus sebelum Mematikan semua lampu.
w.    Tutup pintu kamar dalam keadaan aman dan pastikan pintu telah terkunci
x.      Mengisi Form list housekeeping (Room Boy Control Sheet)
y.      Dorong trolley menuju kamar selanjutnya yang akan dibersihkan
4.   Keuntungan yang dimiliki hotel
              Susan Spa & Resort adalah suatu tempat yang berorientasi internasional, bergaya, bernuansa butik, dan setara dengan hotel berbintang 5. Letaknya yang sangat strategis dan sepesial yang terletak di lereng gunung ungaran menjadikan Susan Spa & Resort memiliki daya tarik yang menawan, udara yang sejuk dan suasana yang sangat nyaman bagi para tamu untuk melepas kelelahan aupun beban pikiran. Susan Spa & Resort juga merupakan satu-satunya hotel dibandungan yang menyediakan fasilitas terlengkap dan termewah, ditambah dengan adanya La Kana Chapel yang menjadikan salah satu daya tarik fasilitas weeding venue termewah di jawa tengah.





B.    PROSES PELAKSANAAN
1.       Tes seleksi calon peserta OJT oleh DU/DI
2.       Penetapan DU/DI tempat OJT
3.       Pembekalan dan pembimbingan
4.       Pemberangkatan
5.       Aporan
6.       Memperkenalkan diri di DU/DI
7.       Pengenalanalatdanbahanpembersih
8.       Pengenalan guest supplies yang ada di room
9.       Cara making bad yang benar
10.  Set up room
11.  Pamitan
12.  Lapor ke sekolah
13.  Penyusunan laporan

C.    STRUKTUR ORGANISASI HOUSEKEEPING DEPARTEMENT


 













D.    PERHITUNGAN / ANALISA
RESPON KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP
KINERJA KARYAWAN

NO.

Uraian Pernyataan
Kepuasan
Kepentingan
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
Tanggung jawab










2
Disiplin










3
Kreativitas










4
Kemampuan berbahasa










5
Pengetahuan & keterampilan










6
Sikap










7
Kerja sama










8
Kecepatan dan ketepatan










9
Jumlah











   Keterangan :
   Skoring kepuasan pelanggan :                                             Skoring
1.      Sangat tidak memuaskan                                            1. Sangat tidak penting
2.      Tidak memuaskan                                                       2. Tidak penting
3.      Cukup memuaskan                                                      3. Cukup penting
4.      Memuaskan                                                                 4. Penting
5.      Sangat memuaskan                                                     5. Sangat penting







E.   FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
1.      Faktor  Pendukung
a.       Adanya peralatan yangcukup memadai untuk melayani tamu
b.      Adanya lift sebagai sarana untuk membawa trolley ke lantai 1, 2, 3, 4.
c.       Adanya trolley untuk membawa linen ke laundry dan make up room.
d.      Tersedia telepon di setiap pantry yang memudahkan jika ingin menghubungi departement lain.

2.      Faktor  Penghambat
a.       Peralatankurang memadai.
b.      Trolley yang di gunakan tidak sesuai.
c.       Jumlah karyawan juga terbatas.
d.      Tidak ada pembagian kamar.
e.       Karyawan kurang terbuka.














BAB V
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pembahasan tentang meningkatkan kinerja seorang Room Attandent di  Housekeeping Departement, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
  1. Semakin tinggi kualitas kerja, maka semakin tinggi pula kepuasan pelanggan.
  2. Peranan waiter/waitress di dalam restaurant dapat mempengaruhi pendapatan hotel.
  3. Kepuasan pelanggan adalah suatu hal nomor satu di bidang jasa.
  4. Kualitas kerja dapat dilihat dari kedisiplinan karyawan itu sendiri
  5. On the Job Training berjalan dengan lancer

B.    SARAN
  1. Lebih meningkatkan lagi kualitas dalam bekerja agar kepuasan pelanggan lebih tinggi juga.
  2. Wawasan room boy/roomidperlu di tingkatkan agar kualitas kerjapun naik.
  3. Dalam menjalankan tugasnya room boy/room mid perlu meningkatkan kinerjanya serta menjaga keramah tamahan demi kemajuan hotel.
  4. Perlu adanya kedisiplinan kerja yang tinggi bagi siswa training maupun karyawan hotel itu sendiri dan penambahan peralatan dan bahan pembersih untuk bekerja sehingga pekerjaan lebih efektif dan efisien.








DAFTAR PUSTAKA

Menurut Lawston. Pengertian hotel.
Pengertian umum menurut (Djohan, T.M. 1993) Housekeeping.
Kotler dan Armstrong (2001:9) kepuasankonsumen.
ZeithamldanBitner (2000:75) kepuasan.
Wiryanto. Pengertianpenggaruh.
Uwe Becker. Pengertianpenggaruh.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar